Sepertidalam surah Fatir 28, Allah menjelaskan seseorang dengan ilmu akan lebih memahami bagaimana kehidupan diciptakan dan mendalami pengetahuan tentang kuasa Allah sebagai sang Maha Pencipta. Orang berilmu akan takut melakukan hal-hal yang mengandung dosa karena ia memiliki pengetahuan akan kekuasaan dan juga kebesaran Allah SWT. Artinya:
Muslimno.1631). Dari beberapa ayat Al-Quran dan Hadis di atas dapat tergambarkan betapa dimuliakannya orang-orang yang berilmu dan orang-orang yang sedang berjuang untuk menuntut ilmu. Apalagi jika kita dapat menuangkan ilmu tersebut menjadi sebuah karya dan dapat bermanfaat bagi banyak orang.
Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkan perkataanmu sehingga apabila mereka keluar dari sisimu orang-orang Berkata kepada orang yang Telah diberi ilmu pengetahuan (sahabat-sahabat Nabi): "Apakah yang dikatakannya tadi?" mereka Itulah orang-orang yang dikunci mati hati mereka oleh Allah dan mengikuti hawa nafsu mereka." (QS.Muhammad : 16)
Orangyang berilmu dapat sempurna dalam mengerjakan sebuah amal ibadah karena mengetahui ilmunya. Sedangkan ahli ibadah yang bodoh bisa jadi sia-sia amalnya sebab tidak mengetahui ilmunya. Tentang perbedaan derajat antara orang berilmu dan ahli ibadah ini telah dijelaskan Rasulullah ﷺ.
"Yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa di antara mereka", jawab Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam. Orang tersebut berkata, "Bukan itu yang kami tanyakan". "Manusia yang paling mulia adalah Yusuf, nabi Allah, anak dari Nabi Allah, anak dari nabi Allah, anak dari kekasih-Nya", jawab beliau.
1 Keistimewaan dan Keutamaan Tauhid (Bag. 1) Perlu kita ketahui bahwa tauhid memiliki keistimewaan dan keutamaan yang banyak. Hal ini menunjukkan tingginya kedudukan tauhid dalam agama yang mulia ini. Berikut ini kami akan membahas sedikit tentang keistimewaan dan keutamaan tauhid.
Demikianjuga jika orang yang melakukannya, ia juga tidak akan mendapatkan pahala maupun dosa. Misalnya, seseorang duduk atau tidur. Bagi orang yang melakukannya tidak mendapat pahala maupun dosa. Demikian pula bagi orang yang tidak melakukannya tidak juga mendapat pahala maupun dosa. Hukum wad'i terdiri atas lima unsur, yaitu sebagai berikut. 1.Sehinggadi dalam ayat ini -berdasarkan makna yang pertama ini- Allah telah memberitakan tentang Al-Qur'an dengan dua berita. Bahwa kitab Al-Qur'an adalah ayat-ayat yang sangat jelas, dalil-dalil yang sangat terang. Atau yang kedua, diberitakan dalam ayat ini bahwa Al-Qur'an itu dihafal, tersimpan, menancap kuat kandungannya di dalam 7f3Za59.