ο»ΏSelasa, 12 Januari 2021 Edit Berikut ini adalah pembahasan dan Kunci Jawaban PJOK Kelas 9 Semester 2 Halaman 196 - 198. Bab 9 Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Penilaian Bab 9 Hal 196 - 198 Nomor 1 - 9 PG dan 1 - 6 Essai. Kunci jawaban ini dibuat untuk membantu mengerjakan soal PJOK bagi kelas 9 di semester 2 halaman 196 - 198. Semoga dengan adanya pembahasan serta kunci jawaban ini adik-adik kelas 9 dapat menyelesaikan tugas Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Kelas 9 Halaman 196 - 198 yang diberikan oleh bapak ibu/guru. Kunci Jawaban PJOK Kelas 9 Semester 2. Kunci Jawaban PJOK Kelas 9 Halaman 196 - 198 Penilaian Bab 9 A. Pilihan Ganda Hal 196 - 198 1. Pertolongan sementara yang diberikan kepada seseorang yang menderita sakit 2. Memberikan perasaan ketenangan kepada korban, mencegah atau mengurangi rasa takut dan gelisah Jawaban b. sifat pertolongan pertama 3. Pertolongan pertama pada kecelakaan untuk menolong jiwa seseorang sebelum mendapat penanganan lebih lanjut dari dokter merupakan Jawaban c. tujuan pertolongan pertama 4. Yang tidak termasuk tindakan-tindakan yang harus dilakukan dalam memberikan pertolongan pertama berikut ini adalah Jawaban d. pergi ke dokter bila korban telah sadar 5. Salah satu prinsip-prinsip atau sikap ketika melakukan usaha pertolongan pertama Jawaban d. bersikap tenang dan tidak panic 6. Alat yang dipergunakan untuk membalut luka yang sudah ditutup kasa steril adalah 7. Pembalut yang biasanya digunakan untuk korban yang mengalami kecelakaan Jawaban b. pembalut segitiga 8. Jenis obat untuk luka bakar adalah Jawaban a. salep minyak ikan 9. Obat yang digunakan untuk mempercepat penyembuhan pada luka yang ringan B. Esai Hal 198 1. Jelaskan yang dimaksud dengan pertolongan pertama pada kecelakaan P3K. Jawaban Yang dimaksud dengan Pertolongan pertama pada kecelakaan P3K aalah pertolongan sementara yang diberikan kepada seseorang yang menderita sakit atau kecelakaan sebelum mendapat pertolongan dari tenaga medis atau dokter. 2. Sebutkan tujuan pertolongan pertama pada kecelakaan P3K. Jawaban - Merawat korban sementara sebelum pihak medis datang- Menyelamatkan nyawa - Mencegah terjadinya infeksi - Meringankan penderitaan korban- Menenangkan korban 3. Sebutkan prinsip-prinsip pertolongan pertama pada kecelakaan P3K. Jawaban - Bersikap tenang dan tidak panik- Bertindak cepat dan sigap- Hentikan pendarahan- Melihat situasi dengan cermat 4. Sebutkan alat-alat yang dipergunakan untuk pertolongan pertama pada kecelakaan P3K. Jawaban - Kasa Steril- Plester- Plester obat- Kapas- Gunting- Lampu senter 5. Sebutkan obat-obatan yang sering digunakan untuk pertolongan pertama pada kecelakaan P3K. Jawaban Obat luka ringan Obat merah, BetadineObat pencuci luka Rivanol, Alkohol 70%, BoorwaterObat luka bakar Bioplacenton, Salep minyak ikan, Lidah buaya 6. Sebutkan kecelakaan-kecelakaan yang sering terjadi. Jawaban - shock- pendarahan- pernapasan berhenti- luka- patah tulang- terkena arus listrik- pingsan
Metodepertolongan terhadap korban kecelakaan lalu lintas umumnya menggunakan prinsip DRSABC, yaitu kepanjangan dari Danger, Response, Shout, Airway, Breathing, Circulation. Berikut ini adalah tata cara dan tahapan pertolongan pertama korban kecelakaan lalu lintas berdasarkan metode DRSABC: D (danger) Pastikan Anda berada di lokasi dan kondisi yang tidak berbahaya. Misalnya, ketika Anda dan korban masih di tengah jalan yang ramai, cobalah untuk membawa korban ke tepi jalan. Pastikan
JAKARTA, - Semakin ramainya pengguna jalan beraktivitas di jalan raya membuat risiko terjadinya kecelakaan semakin besar. Kecelakaan pun dapat terjadi di mana saja dengan kemungkinan korban terluka. Saat peristiwa kecelakaan akan selalu ada pengguna jalan lain yang menjadi saksi dan berada di lokasi kecelakaan. Namun bagaimana sikap yang tepat saat ada kecelakaan terjadi sebab selama ini peristiwa kecelakaan lebih sekedar tontonan pengguna jalan di sekitar keselamatan berkendara Rudy Novianto mengungkapkan saat terjadinya kecelakaan hal yang perlu dilakukan adalah bertindak menolong. Namun dengan catatan tertentu. "Pastikan melakukan pertolongan dengan pengetahuan untuk melakukan tindakan pertama saat kecelakaan. Ini yang kadang tidak disadari oleh pengguna jalan lain," ucap Rudy saat dihubungi Selasa 25/9/2018.Baca juga Triliunan Rupiah Habis Hanya untuk Kecelakaan Lalin Rudy mengungkapkan, selama ini korban kecelakaan langsung ditangani dengan gegabah oleh penolong tanpa tahu apakah luka yang diderita dapat menyebabkan sakit yang lebih parah. Rudy mencontohkan kerap kali korban kecelakaan segera diangkat untuk dipindahkan ke sisi jalan hanya karena menyebabkan macet. Di negara-negara berkembang, seseorang tidak diperkenankan melakukan tindakan apapun kepada korban kecelakaan jika tidak memiliki pengetahuan dan sertifikasi penanganan pertama pada kecelakaan. Lantas apa yang dapat dilakukan? "Memastikan kondisi korban dan segera melaporkan pada unit reaksi cepat seperti ambulans atau petugas kepolisian yang dapat bertanggung jawab. Tentu setelah sebelumnya meminggirkan kendaraan di tempat aman sebelum turun untuk memberikan pertolongan. Jangan melakukan tindakan apapun sebelum yang memiliki pengetahuan pertolongan pertama," ucap Rudy. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Ayu Utami Paramitha. VIVA - Ketika terjadi kecelakaan baik pada keluarga Anda atau orang lain, melakukan pertolongan pertama penting untuk dilakukan. Karena merupakan suatu tindakan pertolongan yang diberikan terhadap korban dengan tujuan mencegah keadaan bertambah buruk sebelum korban mendapatkan perawatan dari tenaga medis.
Pertolongan pertama pada kecelakaan merupakan tindakan darurat yang harus dilakukan seseorang untuk membantu korban kecelakan ketika menunggu petugas medis datang. Kecelakaan merupakan kondisi tak terduga yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari β hari. Berbagai macam jenis luka atau infeksi akibat kecelakaan harus segera ditangani. Karena pada tingkat kecelakaan yang parah mengakibatkan korban mengalami pendarahan dan luka berat sehingga memerlukan pertolongan pertama. Pertolongan pertama pada kecelakaan ini membantu korban agar tidak mengalami pendarahan dan luka yang lebih parah ketika menunggu tenaga medis terdekat. Apabila korban kecelakaan tidak segera ditolong dikhawatirkan dapat mengakibatkan kematian. Medi-Call Layanan Dokter ke Rumah Anda Jenis Gangguan Kecelakaan Bagi korban kecelakaan yang mengalami luka berat sangat membutuhkan langkah pertolongan pertama pada kecelakaan untuk menghindari kondisi yang lebih parah atau kehilangan nyawa. Beberapa gangguan kecelakaan yang dapat dibantu dengan pertolongan pertama dan sering terjadi di sekitar, antara lain Gangguan umum merupakan kondisi tubuh yang mengalami masalah akibat suatu kecelakaan, antara lain gangguan pernafasan, peredaran darah dan kesadaran korban. Beberapa contoh gangguan umum yang sering terjadi adalah collaps, shock, pingsan dan mati suri. Gangguan lokal merupakan kondisi tubuh yang mengalami gangguan fungsi tubuh tertentu akibat kecelakaan, antara lain pendarahan, luka dan patah tulang. Beberapa contoh gangguan lokal yang sering terjadi antara lain pendarahan dalam dan luar. Gigitan ular berbisa. Keracunan makanan. Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Pertolongan pertama pada kecelakaan merupakan penanganan darurat untuk korban kecelakaan yang dilakukan secara cepat dan tepat untuk menyelamatkan nyawa korban. Beberapa langkah pertolongan pertama untuk korban kecelakaan, antara lain Perhatikan Kondisi Lingkungan Sebelum melakukan pertolongan pertama periksa terlebih dahulu lingkungan sekitar untuk mengetahui penyebab kecelakaan sehingga Anda tahu langkah-langkah apa yang perlu dilakukan sebagai pertolongan pertama. Pastikan juga keselamatan para penolong agar tidak menambah korban jiwa. Medi-Call Pesan Rapid Test Covid-19 di Lokasi Anda & Drive Thru Periksa Tingkat Kesadaran Korban Beberapa korban kecelakaan terkadang mengalami kondisi hilang kesadaran karena shock. Apabila tidak ada indikasi luka berat, Anda dapat membantu korban dengan menepuk pundak atau memberikan wewangian untuk menyadarkan korban. Cek Pernapasan Korban Pertolongan pertama pada kecelakaan yang bisa dilakukan ketika korban tidak sadarkan diri dan mengalami luka berat, lakukan cek pernapasan korban dengan cara memperhatikan, mendengarkan dan merasakan cara korban bernafas. Pastikan korban masih dalam kondisi bernafas sehingga dapat diberikan langkah pertolongan pertama yang cepat dan akurat. Kompresi Dada untuk Memberikan Bantuan Pernapasan Saat korban dalam kondisi tidak sadar atau mengalami kesulitan bernafas. Salah satu langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan kompresi dada untuk membantu pernapasan korban. Cara melakukan kompresi letakkan salah satu tumit tangan di tengah dada korban, sembari meletakkan tumit satunya dengan kondisi jari-jari tangan mengunci. Kemudian tekan dada menggunakan tumit dengan kedalaman 4 hingga 5 cm. Apabila tidak ada tanda yang lebih baik, segeralah membawa korban ke dokter agar mendapatkan penanganan yang lebih baik. Periksa Trauma atau Luka Saat menemukan luka pada korban, segera obati luka tersebut agar korban tidak mengalami pendarahan dan memperparah kondisi korban. Trauma atau luka harus diobati berdasarkan jenis luka untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Apabila korban mengalami pendarahan, segera hentikan pendarahan tersebut dengan cara menekan sumber pendarahan dengan jari atau menggunakan pembalut tekan. Medi-Call Layanan Tenaga Medis Ke Lokasi Anda Saat terjadi kecelakaan sebaiknya Anda jangan panik, tetap bersikap tenang agar dapat membantu memberikan pertolongan pertama untuk korban kecelakaan dengan cepat dan tepat. Lakukan langkah pertolongan pertama pada kecelakaan secara maksimal untuk memperkecil resiko buruk pada korban. Apabila pertolongan pertama pada kecelekaan tidak berhasil dan kondisi korban sangat parah, segera panggil dokter terdekat untuk segera datang ke lokasi korban kecelakaan. Next ArticleUntuk Orang Tua Baru, Simak Cara Merawat Bayi Baru Lahir BerikutPertolonganpertama pada kecelakaan merupakan tindakan darurat yang harus dilakukan seseorang untuk membantu korban kecelakan ketika menunggu petugas medis datang. Kecelakaan merupakan kondisi tak terduga yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari - hari. Berbagai macam jenis luka atau infeksi akibat kecelakaan harus segera ditangani.
Salam sehat dan semangat para sahabat Perawat Baik... π Kecelakaan lalu lintas sering terjadi di sekitar kita, seringnya adalah kecelakaan pada kendaraan roda dua. Kita semua pasti pernah menyaksikan kecelakaan atau jangan-jangan pernah menjadi korban kecelakaan? Semoga kita semua dijauhkan dari kecelakaan. Amin. Saat terjadi kecelakaan lalu lintas, tidak jarang kita lihat orang berkerumun, bukannya menolong, malah mengabadikan momen... Haduh... Ada juga yang mencoba menolong tapi sembarangan! Niat awal ingin menolong korban tapi malah dapat membahayakan korban bahkan penolong. Nah, kali ini penulis akan berbagi informasi seputar Pertolongan Pertama pada Kecelakaan khususnya pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas yang dapat dilakukan oleh kita pada saat menemukan korban kecelakaan. Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Lalu Lintas Jika memang Anda tipe orang yang takut melihat darah dan mudah panik jangan coba-coba untuk menolong korban karena akan bisa menambah korban yang ditolong jika Anda tiba-tiba pingsan. Kemudian Jangan Sok Tahu, jika pada saat Anda akan menolong korban, Anda tidak tahu jangan karena merasa wajib menolong dan Anda menolong dengan cara yang salah maka akan berakibat fatal bagi korban. Berikut ini adalah Langkah Pertolongan Pertama pada kecelakaan lalu lintas pada korban yang sadar tanpa luka-luka 1. Utamakan 3A Apa itu 3A? 3A adalah Aman Diri, Aman Lingkungan dan Aman Korban. Mengapa pada pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas harus mengutamakan 3A? Aman Diri Penyebab kecelakaan terjadi di lalu lintas yang umumnya ramai kendaraan bermotor, sehingga selalu utamakan keselamatan Diri Anda terlebih dahulu jika akan memulai menolong korban kecelakaan. Jangan sampai niat Anda untuk menolong malah Anda menjadi korban selanjutnya. Terkadang karena reflek ingin menolong seseorang akan berhenti secara mendadak tanpa melihat sekitar sehingga dapat membahayakan diri sendiri. Aman Lingkungan Pastikan jika Anda akan menolong, lokasi sekitar anda aman, karena ketika anda menolong di lingkungan yang sangat ramai dan masih banyak kendaraan yang besar lewat akan membahayakan nyawa anda sebagai penolong. Aman Korban Ketika aman diri dan aman lingkungan sudah terlihat, selanjutnya adalah aman korban. Kenapa aman korban juga perlu diperhatikan? Karena ketika anda menolong korban pastikan bahwa korban dapat tertolong dengan baik dan dengan cara yang benar dan tidak menambah korban atau cidera yang ada pada korban. 2. Tidak Terburu-buru Ketika Anda akan menolong korban kecelakaan selanjutnya yang dapat anda lakukan adalah tidak terburu-buru. Hal ini penting dilakukan karena ketika kita menolong dengan terburu-buru akan berakibat terjadi kesalahan pada saat mengangkat korban dan juga pada diri kita sendiri dalam menolong. Proses pengangkatan korban dengan buru-buru dan dengan cara yang salah malah terkadang akan membuat korban meninggal akibat kesalahan kita tersebut. Gak pengen kan niat menolong malah jadinya membunuh korban? 3. Jangan dikerumuni Pada kasus-kasus kecelakaan yang ringan seperti tanpa adanya luka dan korban masih sadar ataupun pingsan sebaiknya tidak dikerumuni. Alasan yang pertama adalah akan sulit untuk mengevakuasi korban dan yang kedua adalah korban akan kesulitan untuk mendapatkan sirkulasi udara yang baik. Sebaiknya jika tidak menolong korban jagalah jarak... Jangan mengerumuni korban. 4. Memisahkan korban dengan kendaraan yang dikendarai dan amankan lingkungan sekitar Seandainya korban adalah seorang pengendara motor yang jatuh dan dalam keadaan pingsan tergeletak di jalan. Hal yang pertama kita lakukan jika korban sudah terpisah dari motornya adalah kita amankan dahulu lingkungan sekitar kita dengan meminta orang lain yang juga ikut menolong mengalihkan jalur kendaraan. Kemudian tepikan kendaraan korban. 5. Pilih lokasi evakuasi korban di tempat yang aman Setalah mengamankan lingkungan sekitar korban, kemudian kita pilih lokasi evakuasi yang aman bagi kita sebagai penolong dan bagi korban. Usahakan pemilihan lokasi di tempat yang tidak terlalu di tepi jalan raya, dengan tempat yang datar akan memudahkan mobil ambulance untuk menolong. 6. Panggil korban untuk membangunkan korban Ketika seseorang mengalami kecelakaan dan masih merasakan syok, jika tidak terdapat luka cidera dan korban masih dalam keadaan setengah sadar, panggillah korban untuk menyadarkannya bisa dengan memanggil dengan panggilan yang general seperti "Ibu, Pak, Mbak, Mas, Kakak, atau Abang". Jika korban sadar segera pindahkan ke lokasi evakuasi yang aman. Baca juga Pertolongan Pertama pada Orang Pingsan 7. Tenangkan korban Untuk korban yang masih dalam keadaan sadar bisa langsung menenangkan korban dan dapat juga memberi minuman manis kepada korban. Ingat memberi minum korban setelah benar-benar sadar, jika korban masih pingsan jangan pernah berikan minuman pada korban karena dapat menyebabkan terjadinya aspirasi atau tersedak. 8. Periksa adanya luka Penting untuk memeriksa adanya luka pada korban untuk menghindari terjadinya cidera yang lebih parah. Periksa juga apakah korban ada muntah atau tidak. Adanya muntah dapat mengindikasikan adanya benturan pada kepala yang dapat menyebabkan cidera kepala yang dapat menjadi ancaman keselamatan pada korban. 9. Segera ke layanan kesehatan terdekat Meskipun pada saat terjadi kecelakaan tidak ditemukan adanya luka-luka secara terlihat mata, tapi wajib dan penting untuk segera ke layanan kesehatan terdekat untuk mendeteksi adanya cidera pada organ bagian dalam tubuh dan menghindari terjadinya kecacatan maupun efek yang fatal. 10. Hubungi Petugas Kepolisian Hal yang penting juga untuk dilakukan adalah terkait dengan pertanggung jawaban pelaku yang menyebabkan kecelakan pada korban. Selain itu juga dengan adanya petugas kepolisian dapat mengamankan lokasi di sekitaran kecelakaan dari kerumunan orang yang mungkin bukannya membantu malah menghalangi proses evakuasi. Jika ada pertanyaan, share informasi, atau pengalaman seputar pembahasan kita kali ini, jangan sungkan untuk memberikannya di kolom komentar di bawah ya... π Jangan lupa juga untuk subscribe lewat email di form Subscribe di bagian paling bawah blog ya... Biar selalu update pemberitahuan setiap kita upload artikel terbaru. π
5 Periksa luka yang mungkin ada pada korban. Saat kecelakaan, ada dua luka yang mungkin secara umum bisa terjadi, yaitu pendarahan atau patah tulang. Jika terjadi pendarahan, tujuan utama adalah untuk menekan luka demi mengurangi pendarahan: Periksa apakah ada sesuatu yang tertancap pada luka, seperti pecahan kaca.
Mungkintidak semua orang pnya nyali besar untuk melihat kondisi korban. Saya pun begitu. Dilatih pertolongan pertama pada korban kecelakaan, namun tetap tidak kuat jika harus membayangkan melihat korban. Tapi saya harap ada beberapa orang yang cukup nyali dan ilmu untuk membantu korban kecelakaan,karena mereka harus selamat.Pelatihan Pertolongan Pertama. Β© - Kecelakaan merupakan kondisi tak terduga yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai macam jenis luka atau infeksi akibat kecelakaan harus segera ditangani. Kecelakaan kerap kali membuat korban mengalami luka dan membutuhkan pertolongan pertama. Pertolongan pertama pada kecelakaan merupakan tindakan darurat yang harus dilakukan oleh seseorang untuk membantu korban kecelakaan sampai menunggu petugas medis datang. Pertolongan pertama pada kecelakaan ini bertujuan untuk membantu korban agar tidak mengalami pendarahan dan luka yang lebih parah ketika menunggu tenaga medis terdekat datang untuk mengobati. Ada beberapa prosedur pertolongan pertama yang harus diketahui setiap orang agar tidak panik saat menemui kejadian kecelakaan dan bisa menolong korban untuk tidak terluka semakin parah. Berikut ini ada 4 pertolongan pertama pada kecelakaan yang wajib kamu ketahui telah dirangkum melalui berbagai sumber. 2 dari 5 halaman 1. Perhatikan Kondisi Lingkungan Sekitar Saat hendak melakukan pertolongan pertama sebaiknya perhatikan baik-baik kondisi lingkungan sekitar. Hal ini dilakukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan sehingga kamu tahu langkah-langkah apa yang bisa diambil sebagai bentuk pertolongan pertama pada korban. Istimewa 2020 Saat menolong korban kamu juga tetap harus memperhatikan keselamatan diri sebagai penolong supaya tidak menambah korban jiwa. 3 dari 5 halaman 2. Periksa Tingkat Kesadaran Korban Setelah mengetahui lingkungan sekitar dalam rangka melakukan pertolongan pertama kamu juga perlu untuk memeriksa tingkat kesadaran korban dengan mengecek pernapasan dengan cara memperhatikan, mendengarkan dan merasakan bagaimana cara korban bernapas. 2018 Dalam ini pastikan korban masih dalam kondisi bernapas sehingga dapat diberikan langkah pertolongan pertama yang cepat, tepat dan akurat. 4 dari 5 halaman 3. Memberikan Bantuan Pernapasan Ketiak korban dalam kondisi tidak sadarkan diri atau pun mengalami kesulitan dalam bernapas, salah satu langkah pertolongan pertama yang harus dilakukan berikutnya adalah dengan memberikan kompresi dada atau napas buatan untuk membantu pernapasan korban. Napas buatan adalah metode pemberian oksigen pada seseorang yang mengalami kesulitan bernapas atau henti napas. Napas buatan merupakan bagian dari resusitasi jantung paru RJP yang dalam bahasa inggris disebut cardiopulmonary resuscitation CPR yakni teknik pertolongan pertama pada seseorang yang napas atau detak jantungnya berhenti. Cara melakukan kompresi letakkan salah satu tumit tangan di tengah dada korban sembari meletakkan tumit satunya dengan kondisi jari-jari tangan mengunci. Kemudian letakkan dada menggunakan tumit dengan kedalaman 4 sampai 5 cm. Jika dirasa keadaan belum membaik segera membawa korban ke dokter untuk mendapat penangan yang jauh lebih baik. 5 dari 5 halaman 4. Periksa Luka Korban Langkah berikutnya dalam pertolongan pertama pada kecelakaan adalah dengan periksa trauma dan luka korban. 2020 REUTERS/Jose Cabezas Jika kamu menemukan luka pada korban, segera obati luka tersebut agar korban tidak mengalami pendarahan dan memperparah kondisi korban. Setelah itu, jangan lupa untuk menghubungi ambulan dan petugas keamanan atau polisi untuk tindakan lebih lanjut. [nof] PwhR.